Kamis, 19 Januari 2017

Asumsi Dasar Akuntansi secara umum



Standar atau asumsi yang berlaku secara umum ini sangat diperlukan untuk menjadi patokan atau pedoman dalam menyusun laporan keuangan yang baku. Dengan adanya standar ini, pihak manajemen selaku pengelola dana dan aktivitas perusahaan dapat mencatat, mengikhtisarkan, dan melaporkan seluruh hasil kegiatan operasional maupun financial perusahaan secara baku (yang secara standar dapat diterima umum) dan transparan.
Dalam prisip akuntansi yang belaku umum ini, tedapat empat asumsi dasar yang melandasi proses penyusunan laporan akuntansi secara keseluruhan. Asumsi dasar tersebut adalah : 

1.      Monetary Unit Assumption ( asumsi unit moneter )
Data transaksi yang dilaporkan harus dapat dinyatakan dalam satuan mata uang (unit moneter). Asumsi ini memungkinkan akuntansi untuk mengukur setiap transaksi bisnis ekonomi kedalam nilai uang. Asumsi ini berkaitan langsung dengan penerapan konsep biaya.

2.      Economic/Business Entity Assumption (asumsi kesatuan usaha)
Adanya pemisahan pencatatan antara transaksi perusahaan sebagai entitas ekonomi dengan transaksi pemilik sebagai individu dan transaksi entitas ekonomi lainnya.

3.      Accounting /time period Assumption (asumsi periode akuntansi)
Informasi akuntansi dibutuhkan atas dasar ketetapan waktu (timely basis). Umur aktivitas perusahaan dapat dibagi menjadi beberapa periode akuntansi, seperti bulanan, tiga bulanan, empat bulanan, enam bulanan dan tahunan.

4.      Going Concern Assumption (asumsi kesinambungan usaha)
Peruahaan didirikan dengan maksud untuk tidak di likuidasi ( dibubarkan ) dalam jangka pendek, akan tetapi perusahaan diharapkan tetap terus beroperasi dalam jangka waktu yang tidak terbatas. Jika tidak ada asumsi ini maka berarti tidak ada penyusutan atas asset tetap karena asset tetap yang dibeli tidak akan dicatat sebesar harga perolehannya melainkan dicatat sebesar nilai pada saat perusahaan dilikuidasi.



 
Referensi :
Akuntansi, Hery S.E.,M.SI.,Pt.Graindo,Jakarta,2014
sumber gambar

Minggu, 15 Januari 2017

Pengelompokan perusahaan menurut kepemilikannya dan Jenis usahanya



Perusahaan menurut Kepemilikannya : 


Perusahaan perseorangan.

            Adalah suatu bisnis yang dimiliki oleh satu orang disebut sebagai perusahaan perseorangan (proprietorship). Pemilik seringkali manajer ataupun pengelolah perusahaan itu sendiri. Biasanya bisnis kecil seperti salon atau butik yang menjadi contoh dari perusahaan perseorangan. Biasanya perusahaan perseorangan hanya dibutuhkan sejumlah modal yang relative kecil untuk memulai bisnisnya. Pemilik menerima semua laba, maupun rugi serta bertanggung jawab atas seluruh utang yang dimiliki.

Persekutuan

            Suatu bisnis yang dimiliki dua atau lebih orang yang memiliki hubungan sekutu adalah persekutuan ( partnership). Persekutuan memiliki banyak kemiripan dengan perusahaan perseorangan, kecuali terdapat lebih dari satu pemilik dalam perusahaan. Pada umumnya semua peraturan yang terjadi dalam perusahaan biasanya dicatat atau di tulis dan dijadikan sebuah perjanjian bersama yang telah disetujui oleh semua anggotanya. Biasanya perjanjian tersebut berisi tentang pembagian laba/rugi bersih, dan penyelesaian yang dilakukan pada saat terjadi kematian atau keluarnya anggota dan masuknya anggota baru. Layaknya perusahaan perseorangan, untuk tujuan akuntansi, urusan-urusan persekutuan harus dipisah dari aktifitas pribadi para sekutunya. Contoh dari perusahaan persekutuan adalah Akuntan Publik, Pengacara dan Arsitek).

Perseroan Terbatas (PT)

            Suatu bisnis yang diorganisasikan sebagai suatu entitas hokum terpisah menurut undang-undang dan memiliki kepemilikan yang dibagi ke dalam lembar saham yang dapat dipindahkan atau diperjual belikan disebut sebagai perseroan terbatas atau korporasi ( corporation ). para memilk atau pemegang saham menikmati tanggung jawab yang terbatas, ini berarti mereka tidak bertanggung jawab secara pribadi atas utang-utang yang dimiliki oleh perusahaan. Para pemegang saham juga dapat setiap saat memindahkan seluruh atau sebagian sahamnya kepada investor lain.

terimakasih kepada para pembaca yang telah membaca tulisan ini,semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca. mohon maaf apabila ada kesalah penulisan.



Perusahaan menurut jenis usahanya : 
 
1.      Perusahaan Jasa  (Service Business)
Perushaan yang tidak menjual barang dalam bentuk produk, melainkan hanya menjual jasa nya. Contoh perusahaan Jasa adalah penjahit baju, Akuntan publik, dan masih banyak lagi.

2.      Perusahaan Dagang ( Merchandising Business)
Perusahaan yang menjual barang dagangannya(barang jadi) tanpa mengolahnya terlebih dahulu, dalam perusahaan dagang hanya ada persediaan barang dagangan. Contohnya adalah : supermarket.

3.      Perusahaan manufaktur ( Manufacturing Business)
Perusahaan yang mengelolah barang mentah menjadi barang setengah jadi ataupun menjadi barang jadi. Dan perusahaan manufaktur memiliki 3 persediaan yaitu persediaan bahan baku, persediaan barang dalam proses dan persediaan baragn jadi.  Contohnya adalah Pabrik sepatu, pabrik keramik dan yang lainnya.


Terimakasih telah membaca artikel yang saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat dan berguna. mohon maaf bila ada salah pengetikan.


 Referensi :
Buku Accounting Principles, Jerry J. Weygandt, Donald E. Kieso, Paul D. Kimmel.  
sumber gambar

Sejarah Singkat Akuntansi dan Organisasi penyusun Prinsip Akuntansi

Sejarah singkat Akuntansi


Asal mula akuntansi biasanya dikaitkan dengan hasil karya Luca Pacioli, seorang ahli matematika italia pada zaman renaisans. Pacioli adalah sahabat dekat dan guru dari Leonardo da Vinci dan satu angkatan dengan Christoper Columbus. Dalam bukunya di tahun 1494 yang berjudul summa de arithmetica, geometria, proportione et proportionalite, Pacolie menguraikan suatu system yang dapat digunakan untuk memastikan bahwa informasi akuntansi telah di catat secara efisein dan akurat.
            Dengan lahirnya era industry di abad ke-19, dan kemudian bermunculannya perusahaan perusahaan besar, maka terjadilah pemisahan antara pemilik dan manajer dalam dunia bisnis. Sebagai akibatnya kebutuhan pelaporan keuangan sangatlah menjadi penting karena menjadi tolak ukur apakah manajer menjalankan tugasnya sesuai dengan keinginan para pemilik. Demikian pula transaksi-transaksi yang terjadi menjadi rumit sehingga mengakibatkan perlunya dilakukan peningkatan pelarporan dalam informasi keuangan.

Organisasi yang bertanggung Jawab dalam penyusunan prinsip akuntansi yang berlaku umum
          

  Tentunya sebuah peraturan dan sebuah standar yang ada pastinya ada pembuat dan penanggung jawab atas standar tersebut. Demikian juga dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. Di Amerika Serikat memiliki Financial Accounting Standards Board ( FASB ), sedangkan yang ada di Indonesia adalah Dewan Standar Akuntansi Keuangan ( DSAK), yang berada di bawah organisasi Ikatan Akuntansi Indonesia ( IAI ). Organisasi swasta ini menyusun standar-standar pelaporan secara luas untuk aplikasi umum sekaligus juga aturan aturan akuntansi yang spesifik.
            Kelompok penyusun standar yang kedua adalah securities and Exchange commission ( SEC), sedangkan di Indonesia dikenal sebagai Badan Pengawas Pasar Modal ( BAPEPAM). SEC adalah sebuah badan pemerintahan yang mengharuskan perusahaan yang melaporankan laporan akuntansinya untuk memenuhi prinsip akuntansi yang berlaku umum. Secara umum SEC dan FASB bekerja sama untuk memastikan bahwa yang disusun adalah perinsip akuntansi yang tepat waktu dan bermanfaat.


 Semoga tulisan saya bermanfaat untuk para pembaca blog ini. terimakasih telah mengunjungi dan membaca blog saya. mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan atau kekurang jelasan dalam penyampaian materi.

Referensi : 

Referensi :
Buku Accounting Principles, Jerry J. Weygandt, Donald E. Kieso, Paul D. Kimmel. 

sumber gambar https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilPZXZ0WuNzBTq6Rc6RKRXTmi-nsGMGmmpFnt59t7pKdvo66ZbEaDO1mOS2NVstmrpRxixoGiSv-Qt4KvmNifiMi9x2gKRJtZtU84Gay3KwAD-K6daDbVr8RHbFcEgX0Fn_V90F6EpeKI/s1600/Sejarah+Akuntansi.jpg

Jumat, 13 Januari 2017

Siapa Pengguna Data Akuntansi?

Sebelum kita kembali ke tahapan akuntansi berikutnya. kita harus mengetahui terlebih dahulu untuk siapa informasi yang kita buat ? oleh karena akuntansi adalah pengkomunikasian informasi keuangan  maka sering sekali juga disebut dengan " Bahasa bisnis". Informasi yang digunakan akan sangat mempengaruhi untuk pengambilan keputusan kedepannya.
   Para pengguna akuntansi digolongkan menjadi 2 kelompok besar, yaitu pengguna Internal dan Eksternal.

1. Pengguna Internal
     Pengguna Internal informasi akuntansi adalah para manjer yang merancangkan, mengorganisasikan, dan mengelola suatu bisnis. Antara lain adalah manajer pemasaran, Supervisor produksi dan Direktur keuangan. Pegawai juga memerlukan Informasi keuangan ini untuk mengetahui keadaan perusahaan.

2. Pengguna Eksternal 
       Beberapa pengguna eksternal adalah Investasi ( pemilik ) menggunakan informasi akuntansi guna membuat keputusan untuk membeli, menahan atau menjual sahamnya. Kreditor, seperti pemasok dan bankir menggunakan informasi akuntansi guna mengevaluasi resiko pemberian kredit atau pinjaman. Dan juga pemerintah dalam menentukan pajak perusahaan. 

Itu adalah beberapa garis besar pengguna informasi akuntansi yang bisa saya sampaikan. Jadi  2 pengguna inti informasi akuntansi adalah pihak internal dan eksternal. seperti yang telah saya jelaskan di atas. tetapi dari 2 pengguna informasi akuntansi tersebut dapat di ambil kesimpulan bahwa penggunaan Informasi akuntansi sangat penting dalam berbagai bidang, guna untuk mempertimbangkan pengambilan keputusan kedepannya. Terimakasih karena telah membaca tulisan saya kali ini, mohon maaf jika ada kekurangan dalam penulisan. pembacaa bisa memberikan komentar dengan baik dan sopan di dalam kolom komentar untuk menjadi koreksi saya kedepannya. 

Referensi : 
Buku Accounting Principles. Jerry J. Weygandt, Donald E. Kieso, Paul D.Kimmel. halaman 6 & 7

Kamis, 12 Januari 2017

Pengertian Debit & Kredit dan penjelasan tentang Rumus Persamaan Dasar Akuntansi


Sebelum menjabarkan apa itu rumus persamaan dasar akuntansi, kita harus terlebih dahulu mengenal dua sisi yang ada pada akuntansi. Pasti di kalian mengenal apa itu Debit dan apa itu Kredit. Sering kali kita mendengar kartu Debit dan juga Kartu Kedit. Kartu Debit itu adalah tabungan kita, pembayaran menggunakan kartu Debit mempengaruhi saldo tabungan kita, sedangkan kartu kredit adalah seperti kita berhutang terlebih dahulu kepada bank dan kemudia akan membayarkannya pada akhir bulan.
            Debit adalah Sisi kiri sedangkan kredit adalah sisi kanan. Keduanya memang memiliki sisi yang berbeda tapi pada penutupan kedua sisi tersebut haruslah seimbang atau biasa kita kenal dengan sebutan Balance.

            Pengertian Debit, debit sering disingkat dengan “Dr”, yang diturunkan dari bahasa latin debere, merupakan lawan dari kredit. Kode perkiraan akun jenis Asset dan beban akan bertambah nilainya pada sisi debit, dan untuk utang, modal dan pendapatan akan berkurang jika berada di sisi debit. Konsep ini dipakai dalam pembukuan berpasangan.Pengertian Kredit, Kredit sering di singkat dengan “Kr”, yang diturunkan dari bahasa latin credere, merupakan lawan dari sisi debit . Kode perkiraan akun jenis utang, modal dan pendapatan akan bertambah nilainya jika berada di sisi debit, sedangkan kode akun harta dan beban akan mengalami pengurangan jika ada di sisi kredit.

 Aset

Aset adalah sumber daya yang dimiliki oleh suatu perusahaan. aset digunakan dalam pelaksanaan aktivitas - aktivitas, seperti produksi, konsumsi, dan jual beli barang atau jasa.

Kewajiban
kewajiban atau liablities adalah klaim terhadap aset. jadi kewajiban merupakan hutang yang harus dipenuhi karena telah terjadinya transaksi sebelumnya yang dilakukan secara  kredit.

Modal
Modal adalah Klaim kepemilikan atas total aset dikenal sebagai ekuitas pemilik 

Pendapatan
Pendapatan adalah peningkatan kotor ekuitas seorang pemilik yang berasal dari aktivitas bisnis yang dilakukan bertujuan untuk memperoleh laba. 


Beban
Beban adalah Biaya aset yang dikonsumsi atau jasa yang digunakan untuk menjalankan proses kegiatan perusahaan untuk memperoleh Laba.

Hubungan antara Aset, kewajiban dan modal dapat dinyatakan sebagai berikut


ASET = KEWAJIBAN + MODAL


Hubungan ini disebut sebagai Persamaan dasar akuntansi ( Basic Accounting equation). Jumlah aset harus sama dengan kewajiban ditambah modal. Oleh karena klaim kreditur harus dibayar sebelum klaim kepemilikan, seandainya perusahan di liquidasi, maka kewajiban disajikan sebelum ekuitas pemilik pada persamaan dasar Akuntansi. 

 
Penggolongan Akun 

1 Harta  =  + Debit & - Kredit 
2 Utang  =  + Kredit & - Debit
3 Modal  =  + Kredit & - Debit
4 Pendapatan = + Kredit & - Debit
5 Beban  =   + Debit & - Kredit

Saldo normal akun tersebut. contohnya ketika hutang bertambah akan dimasukkan kedalam sisi kredit, dan ketika hutang di lunasi akan mengakibatkan hutang tersebut berkurang dan di masukan kedalam sisi Debit.


Semoga apa yang telah saya paparkan di atas dapat dimengerti oleh kalian yang membaca dan semoga dapat bermanfaat. Terutama untuk mengerjakan tugas-tugas sekolah ataupun perkuliahan. Kita berbagi ilmu disini untuk lebih dalam lagi mengenal akuntansi. Dan terima kasih kepada beberapa sumber yang telah saya cantumkan. Mohon maaf apabila terjadi kesalahan dalam penulisan.

Referensi :

#Buku Accounting Principles, Jerry J. Wegandt, Donald E. Kieso, Paul D. Kimmei

Rabu, 11 Januari 2017

Macam - Macam Bukti Transaksi


                
      Akuntansi adalah proses pencatatan transaksi yang terjadi  selama periode tertentu yang mempengaruhi kas dari perusahaan. Jadi  pertama-tama kita perlu  mempelajari apa saja bukti transaksi yang ada. Contohnya seperti ketika kita berbelanja di sebuah mini market pasti kita akan diberikan struk dari total belanjaan yang kita lakukan. Itu termaksud salah satu dari bukti transaksi.
            Karena dengan adanya bukti transaksi, maka pencatatan dapat dilakukan. Jika tidak ada bukti transaksi tersebut, pencatatan yang dilakukan tidak sesuai dengan keadaannya. Bisa saja nominal tersebut sudah di manipulasi dan telah ditambah menjadi lebih mahal. Jika dengan bukti transaksi, kita menjadi yakin dengan apa yang telah dikeluarkan atau diterima oleh perusahaan.

            Macam – Macam bukti transakasi
1.      Kuitansi
Kuitansi adalah bukti penerimaan sejumlah uang yang ditandatangani oleh penerima uang dan diserahkan kepada yang membayar sejumlah uang tersebut.
Lembaran kuitansi terdiri dari 2 bagian, bagian sebelah kanan diberikan kepada pihak yang membayar dan bagian kiri yang tertinggal disebut soice (dibaca sus) sebagai arsip penerima uang.

2.      FakturPenjualan
Faktur Penjualan adalah tanda bukti telah terjadi penjualan secara kredit. Faktur dibuat oleh penjual dan diberikan kepada pihak pembeli. Bagi penjual faktur yang diterima disebut faktur penjualan. Biasanya faktur dibuat rangkap sesuai dengan kebutuhan. Lembaran pertama untuk pembeli, lembaran kedua untuk penjual dan lembaran ketiga untuk arsip. 

3.      Faktur Pembelian       
Faktur Pembelian adalah tanda bukti telah terjadi pembelian secara kredit. Faktur dibuat oleh penjual dan diberikan kepada pihak pembeli. Bagi pembeli faktur yang diterima disebut faktur pembelian. Biasanya faktur dibuat rangkap sesuai dengan kebutuhan. Lembaran pertama untuk pembeli, lembaran kedua untuk penjual dan lembaran ketiga untuk arsip. 

4.       Nota Kontan
  
Nota Kontan adalah bukti atas pembelian atau penjualan sejumlah barang secara tunai. Nota dibuat oleh pedagang dan diberikan kepada pembeli. Biasanya nota dibuat rangkap dua, satu lembar untuk pembeli dan lembaran kedua untuk penjual.

5.       Nota Debit
  
Nota debet adalah bukti transaksi perusahaan yang menyatakan telah terjadi pengembalian barang disebabkan karena berbagai hal. Nota debet dikirimkan oleh pihak pembeli kepada pihak penjual karena barang yang dibeli dikembalikan, bisa disebabkan rusak atau tidak sesuai dengan pesanan.

6.      Nota Kredit
  
Nota kredit adalah bukti transaksi bahwa perusahaan telah mengkredit perkiraan langganannya yang disebabkan oleh berbagai hal. Nota kredit dikirimkan oleh perusahaan kepada langganannya sehubungan barang yang dijual tidak cocok atau rusak, untuk itu penjual setuju menerima barangnya. 

7.      Bukti Penerimaan Kas/ Bukti Kas Masuk
  
           Bukti kas masuk adalah tanda bukti transaksi bahwa perusahaan telah menerima uang secara cash atau secara tunai atas pelunasan piutang atau atas penjualan tunai.

8.      Bukti Pengeluaran Kas/ Bukti Kas Keluar
  
            Bukti kas keluar adalah tanda bukti transaksi bahwa perusahaan telah mengeluarkan uang tunai, seperti pembelian dengan tunai atau pembayaran gaji, pembayaran utang atau pengeluaran-pengeluaran yang lainnya.

9.      Bilyet Giro
  
          Bilyet Giro adalah surat perintah pemindah bukuan dari nasabah suatu Bank kepada Bank yang bersangkutan, untuk memindahkan sejumlah uang dari rekeningnya ke rekening penerima yang namanya disebut dalam bilyet giro, pada Bank yang sama atau pada Bank yang lain. Bilyet Giro adalah surat berharga dimana orang yang diberi giro tersebut tidak bisa menguangkan giro itu di Bank, tetapi harus disetorkan terlebih dahulu ke rekeningnya.

10.  Cek
  
Cek adalah surat perintah yang dibuat oleh pihak yang mempunyai rekening di Bank, agar Bank membayar sejumlah uang kepada pihak yang namanya tercantum dalam cek tersebut. Pihak-pihak yang berhubungan dalam pengeluaran cek tersebut adalah:
- Pihak penarik, yaitu pihak yang mengeluarkan dan menandatangani cek tersebut.
- Pihak penerima, yaitu pihak yang menerima pembayaran cek tersebut. 

11.  Voucher Kas Kecil
  
          Voucher Kas Kecil adalah bukti transaksi yan menyatakan telah terjadinya pengeluaran sejumlah uang tunai tertentu yang disisihkan dalam perusaaan untuk melayani pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya tidak besar (relatif kecil)

12.  Bukti Memorial

              Memo adalah bukti pencatatan antar bagian atau manager dengan bagian-bagian yang ada di lingkungan perusahaan.

Itu adalah beberapa bukti transaksi yang dapat saya jelaskan dan saya jabarkan, mungkin masih ada beberapa lagi yang belum bisa di sebutkan. Semoga bermanfaat bagi para pembaca dan mohon maaf jika ada salah penulisan.

Referensi :

10 Januari 2017, 23:03 WIB .
sumber gambar

Selasa, 10 Januari 2017

Pandangan tentang akuntansi dan perkuliahannya


            Apa sih pandangan kalian tentang akuntansi ? yang pastinya berkaitan dengan keuangan. Dan banyak Pula yang beranggapan bahwa akuntansi itu sulit dan susah, sebenarnya ketika kita menyukai sesuatu dan menjalankannya dengan tekun pasti semua bisa dihadapi dengan lancar. Kembali lagi kepada diri kita sendiri, apakah kita menyukai akuntansinya atau tidak. Ketika kita menyukainya pasti saat menjalankannya kita menjadi senang dan bahagia.
            Apa pandangan tentang kuliah jurusan akuntansi ? Kalian yang masih sekolah di SMA maupun SMK pasti sedang bingung ingin menentukan melanjutkan perkuliahan di jurusan apa. Saya juga pernah mengalami masa ini, dimana hati galau banget memilih jurusan apa yang pas. Karena ketika kita salah ambil jurusan yang kita mau, pastinya kita akan mendapatkan beberapa kerugian yang diterima. Jadi sebenarnya hal yang penting dari pemilihan jurusan kuliah adalah Komunikasi dengan orang tua tentang minat dan bakat yang kita inginkan, karena sesuatu yang di paksa tentu tidak akan enak kedepannya. Seperti sepatu yang tidak muat ukurannya ketika kita paksa akan mengakibatkan kaki kita menjadi lecet. Begitu pula dengan jurusan dalam perkuliahan.
            Jika kalian orang yang menyukai keuangan atau ekonomi pastinya kalian sangatlah cocok dengan jurusan ini. Kalian mempunyai modal awal untuk melanjutkannya di perkuliahan. Tidak hanya sekedar menyukai dan mencintai akuntansi tapi kalian juga harus mempunyai sikap yang teliti dan ulet dalam melaksanakan kegiatan akuntansi. Begitu juga dengan anda yang mempunyai minat besar dengan akuntansi, anda juga bisa memilih jurusan ini dan menjalankannya dengan minat yang besar.
            Biasanya yang memilih Jurusan Akuntansi ini adalah siswa/i yang dulunya di SMA jurusan IPS atau SMK dengan jurusan akuntansi / perkantoran. Saya sendiri berawal dari SMK jurusan akuntansi, setelah lulus SMK saya sempat bingung dengan keadaan ingin melanjutkan kejurusan apa, karena memiliki ketertarikan di berbagai jurusan lainnya juga. Namun setelah saya pikir-pikir kembali dan mengdiskusikannya dengan orang tua , saya mulai memutuskan untuk mengambil perkuliahan dengan jurusan Akuntansi. Saya mengambil keputusan tersebut tidak dengan alasan, alasan utama saya mengambil jurusan tersebut karena saya telah 3 tahun melewati pembelajaran bersama akuntansi jadi ketika saya melanjutkannya ke jenjang berikutnya saya telah memiliki beberapa dasar akuntansi yang cukup bagus. Seperti kita bersama dengan orang selama 3 tahun, berawalnya sih seperti biasa saja tidak ada rasa sama sekali, seiring berjalannya waktu dan melewatinya bersama pasti akan timbul rasa suka dan rasa cinta karena keadaan bersama terus menerus. Begitu juga saya dengan akuntansi, 3 tahun bersama menjadikan saya yakin untuk melanjutkan di jurusan yang sama di jenjang perkuliahan.
            Itulah alasan saya kenapa memilih melanjutkan ke jurusan akuntansi di perguruan tinggi.   Bagi anda yang bukan jurusan IPS ataupun SMK jurusan akuntansi tidak perlu berkecil hati, karena dari jurusan IPA atau yang lainnya masih ada kemungkinan untuk melanjutkan kejurusan Akuntansi. Namun yang pasti anda perlu bekerja keras, karena anda harus mengejar beberapa ketertinggalan dalam ilmu dasar tentang akuntasi dan ekonomi. Kembali lagi ke niat kita dalam memilih jurusan, ketika kita niat dan bertekun dalam mewujudkannya pasti kita bisa mengejar ketertinggalan tersebut. Karena beberapa teman saya di kelas perkuliahan ada dari mereka yang berasal dari SMA jurusan IPA, namun mereka tetap dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan cara yang lebih tekun mengejar ketertinggalannya.
            Akuntansi dalam perkuliahan masuk kedalam fakultas ekonomi bersama dengan beberapa jurusan lainnya yang berkaitan di bidang ekonomi seperti manajamen. Dan biasanya di setiap kampus Fakultas ekonomi memiliki banyak peminatnya, Jadi kalian pasti harus bersaing lebih giat lagi.  Dan  anak fakultas ekonomi karena memiliki kahrisma yang cool, karena anak ekonomi memiliki pengetahuan tentang keuangan yang lebih luas.

            Diatas adalah beberapa opini dan pendapat yang saya kemukakan tentang akuntansi dan ekonomi. Semoga apa yang saya sampaikan dapat membantu para pembaca dalam meilih jurusan yang diinginkan dalam perkuliahan. Saya hanya mejabarkan secara umum dan melalui pengalaman hidup saya. Jadi jika ada salah kata atau informasi yang saya sediakan mohon maaf. Kita sama sama belajar lebih baik lagi dan lebih dalam mengenai akuntansi.  

sumber gambar